简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Melemahnya Dolar AS Imbas Meredanya Ketegangan Timur Tengah
Ikhtisar:Dolar AS mengalami tekanan jual menyusul adanya sinyal perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang menurunkan permintaan aset *safe haven*. Pelemahan ini turut menekan harga minyak dunia serta mendorong kenaikan signifikan pada harga emas dan mayoritas mata uang utama.

Indeks Dolar AS (DXY) melemah dan turun ke bawah level 98,50 menyusul meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Penurunan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven dipicu oleh langkah Amerika Serikat yang menghentikan sementara operasi pengawalan kapal komersial di Selat Hormuz sejalan dengan adanya prospek kesepakatan damai dengan Iran.
Optimisme terhadap resolusi konflik tersebut turut memicu penurunan tajam pada harga minyak mentah dunia. Turunnya harga bahan bakar ini memberikan kelegaan bagi perekonomian global karena meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi, yang pada gilirannya ikut melunakkan ekspektasi pengetatan suku bunga lajutan dari bank sentral AS.
Pelemahan nilai tukar dolar secara luas langsung memberikan keuntungan bagi pergerakan aset logam mulia. Harga emas merespons positif dengan melonjak ke titik tertinggi mingguannya di kisaran pertengahan $4.600 per troy ons, sementara harga perak juga berhasil mencatatkan peningkatan dengan menembus level psikologis $75,00.
Di pasar valuta asing, mayoritas mata uang mencatatkan pemulihan akibat tertekannya dolar AS. Dolar Australia melesat seiring pulihnya minat risiko investor didukung oleh berkurangnya kekhawatiran pasar, sementara mata uang utama lainnya seperti Euro, Poundsterling, Dolar Selandia Baru, hingga mayoritas mata uang regional di kawasan Asia secara bersama-sama terapresiasi.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
