简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Saham AI Asia Melonjak, Nvidia Jadi Fokus, Yen Jepang Capai Level Tertinggi 6 Bulan
Ikhtisar:Tinjauan PasarPasar saham Asia mengawali pekan dengan reli kuat yang dipimpin sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Indeks KOSPI Korea Selatan melonjak 4,61% ke 6.995,39, dengan SK Hynix na
Tinjauan Pasar
Pasar saham Asia mengawali pekan dengan reli kuat yang dipimpin sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. Indeks KOSPI Korea Selatan melonjak 4,61% ke 6.995,39, dengan SK Hynix naik 8,26% dan Samsung Electronics menguat 5,68%. Nikkei 225 Jepang naik 2,12% ke 66.399,84, sementara SoftBank melesat 11,22%. Di Tiongkok, Shenzhen Component menguat 1,91% dan ChiNext naik 3,41%.
Sektor perangkat dan semikonduktor domestik Tiongkok juga mencatat perkembangan signifikan pada hari yang sama. Xiaomi meluncurkan Xiaomi 18 Fold, sementara Huawei memperkenalkan Mate XT 2. Di sisi chip memori, CXMT untuk pertama kalinya menghadirkan LPDDR6 produksi domestik untuk penggunaan komersial pada smartphone.
Sementara itu, perlombaan global dalam membangun kapasitas komputasi AI terus meningkat. OpenAI meluncurkan GPT-6 Astra, yang dilatih menggunakan lebih dari 100.000 chip Nvidia. Anthropic juga telah mengamankan kesepakatan kapasitas komputasi senilai US$517 miliar dalam 11 bulan terakhir, sementara pendapatan tahunannya telah melampaui US$65 miliar.
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah fasilitas Saudi Aramco di Jizan kembali diserang, menyebabkan volume pengiriman pada Agustus turun menjadi nol. Harga minyak mentah Brent naik 0,75% ke US$97 per barel dan sempat menyentuh US$98 dalam perdagangan intraday.
Di pasar valuta asing, yen Jepang menguat menembus level 155 dan mencapai posisi tertinggi dalam enam bulan. Jepang dilaporkan menghabiskan sekitar US$98,6 miliar untuk intervensi pasar pada Agustus, sehingga cadangan devisanya turun ke bawah US$1 triliun.
Pasar saham dan obligasi AS tutup pada Senin karena libur Hari Buruh (Labor Day).
Fokus Pasar ke Depan● Apakah Reli AI Asia Dapat Menular ke Wall Street?
Lonjakan tajam saham teknologi Korea Selatan dan Jepang, yang dipimpin sektor memori serta rantai pasok AI, menunjukkan bahwa permintaan terhadap kapasitas komputasi masih terus meningkat.
Setelah libur Hari Buruh, pasar saham AS kembali diperdagangkan pekan ini. Investor akan mencermati apakah momentum beli dari Asia dapat meluas ke Philadelphia Semiconductor Index (SOX) dan saham-saham dalam rantai pasok Nvidia. Selain itu, laporan keuangan perusahaan semikonduktor yang akan datang akan menjadi indikator penting untuk mengonfirmasi apakah pasokan HBM dan advanced packaging masih berada dalam kondisi ketat.
● Seberapa Cepat Kemandirian Chip Tiongkok Dapat Direalisasikan?
Peluncuran ponsel lipat Xiaomi dan Huawei pada hari yang sama, bersamaan dengan penggunaan perdana LPDDR6 buatan CXMT pada perangkat komersial, menunjukkan bahwa proses lokalisasi perangkat dan chip memori Tiongkok terus mengalami percepatan.
Ke depan, pasar perlu mencermati tingkat yield produksi massal chip yang dikembangkan secara mandiri seperti Xuanjie O100, kecepatan penetrasi chip memori domestik pada smartphone flagship, serta kemampuan rantai pasok tersebut untuk membangun daya saing berkelanjutan dari sisi biaya maupun performa.
Agenda Utama yang Perlu Diperhatikan
Tarif balasan Kanada terhadap AS mulai berlaku, dengan sekitar 700 jenis produk AS dikenai tarif tambahan sebesar 15%–50%, sementara tarif baja dinaikkan menjadi 50%.
Korea Selatan akan merilis estimasi awal PDB kuartal II.
Jepang akan merilis data transaksi berjalan Juli dan angka final PDB kuartal II.
AS akan merilis NFIB Small Business Optimism Index untuk Agustus.
Longsys Electronics resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Hong Kong.
Perkembangan politik pascapemilu negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman, setelah partai sayap kanan AfD untuk pertama kalinya menjadi partai terbesar.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










