简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Pasar Asia Tertekan Ketidakpastian Timur Tengah, Wall Street Catat Rekor Baru
Ikhtisar:Mayoritas bursa Asia mencatatkan penurunan pada perdagangan Jumat menyusul sentimen kehati-hatian investor terhadap prospek gencatan senjata di Timur Tengah. Pergerakan bursa regional ini terjadi di tengah performa beragam dari bursa Wall Street, di mana indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor tertinggi baru.

Mayoritas bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Jumat. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen kehati-hatian investor setelah kelompok bersenjata Hizbullah secara tegas menolak persyaratan gencatan senjata dengan Israel yang didukung oleh Amerika Serikat.
Ketidakpastian geopolitik di wilayah tersebut turut meredam selera risiko pasar, meski sebelumnya sempat beredar prospek kesepakatan damai yang membuat harga minyak mentah anjlok hingga ke level $93,02 per barel.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Dow Jones melonjak signifikan hingga 1,7 persen dan berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi baru, yang turut diikuti oleh kenaikan moderat pada indeks S&P 500.
Sebaliknya, indeks Nasdaq yang padat teknologi harus ditutup terkoreksi tipis akibat beban dari penurunan saham-saham di sektor tersebut.
Di pasar valuta asing, mata uang utama mengonsolidasikan arah pergerakannya. Dolar AS terpantau diperdagangkan di kisaran atas level 159 yen, sedangkan dolar Australia berada pada posisi $0,712.
Dari Asia Selatan, nilai tukar rupee India melemah ke level 95,78 per dolar AS seiring sikap pasar yang menanti pengumuman keputusan suku bunga dari bank sentral setempat.
Pada pergerakan indeks saham regional, pelemahan mayoritas dipimpin oleh indeks Nikkei 225 Jepang yang merosot lebih dari 2,3 persen akibat aksi jual tajam pada saham teknologi.
Bursa saham Australia juga tergelincir oleh pelemahan di sektor pertambangan dan energi. Tren negatif ini senada dengan tekanan yang sebelumnya menarik turun bursa saham Indonesia, Hong Kong, dan Tiongkok ke zona merah pada sesi perdagangan sebelumnya.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
WikiFX Broker
IC Markets Global
EBC FINANCIAL GROUP
TMGM
vantage
Exness
EC markets
IC Markets Global
EBC FINANCIAL GROUP
TMGM
vantage
Exness
EC markets
WikiFX Broker
IC Markets Global
EBC FINANCIAL GROUP
TMGM
vantage
Exness
EC markets
IC Markets Global
EBC FINANCIAL GROUP
TMGM
vantage
Exness
EC markets
